Senin, 20 Februari 2017

3 Pilihan Tempat Pinjaman Tanpa Angunan dan Tanpa Bunga

·   0

Sebagian besar masyarakat menginginkan memperoleh pinjaman tanpa angunan tanpa bunga. Tapi, nampaknya tidak semudah itu. Karena pihak bank atau lembaga keuangan lainnya tidak ingin rugi jika calon debitur tak mampu membayar. Sehingga, pinjaman tersebut sebenarnya merupakan layanan yang tak pernah ada di Indonesai. Kalaupun ada pasti menggunakan persyaratan yang bisa menjamin agar bank atau lembaga keuangan tidak rugi. 
 

Apabila Anda ingin mencari alternatif lain yang sejenis itu, bisa mengajukan peinjaman ke beberapa bank syariah di Indonesia. Bank-bank ini menawarkan beragam kerjasama yang berbeda baik tanpa agunan maupun bunga. Kalau Anda tertarik dengan pinjaman tanpa bunga dan agunan, inilah lembaga keuangan rekomendasi yang tepat untuk Anda.
BNI Syariah
Salah satu produk pinjaman tanpa bunga dan jaminan yang bisa Anda pilih adalah dari Bank BNI Syariah. Produk layanannya adalah pembiayaan konsumtif yang ditewarkan kepada masyarakat yang ingin membeli barang untuk kebutuhannya menggunakan prinsip syariah yang disertai dengan agunan berupa tanah dan bangunan tempat tinggal nasabah. Tanah dan bangunan tersebut haruslah berstatus SHM atau SGB serta bukan sedang dalam pembayaan. Prosesnya cepat dan dananya berkisar antara Rp 50 juta hingga Rp 2 milyar, jangka waktunya 10 tahun.
Mandiri Syariah
Tempat pinjaman tanpa bunga dan agunan selanjutnya yakni Bank Mandiri Syariah. BSM Implan bisa menjadi pilihan bagi Anda dalam memenuhi kebutuhan hidup. Produk pinjaman ini memfasilitasi pembiayaan kebutuhan bagi karyawan di perusahaan tertentu. Pinjaman ini berfungsi untuk memudahkan dalam membeli barang kebutuhan konsumtif ataupun melengkapi kebutuhan di bidang jasa yang berupa kesehatan dan pendidikan.
Danamon Syariah
Selain BNI dan Mandiri Syariah, ada juga produk pinjaman dari bank Danamon Syariah yakni SME (Smaal Enterprise). Sebuah fitur pinjaman yang tidak dibebankan agunan dan bunga. Manfaatnya adalah sebegai pembiayaan modal kerja dengan jangka waktu pendek atau panjang tenornya bisa berlangsung sampai 5 tahun. Prosesnya pun dilakukan dengan prinsip Murabahah atau jual beli, dimana bank dan nasabah sepakat atas perjanjian kerjasama yang bersifat bagi hasi (Mudahrabah).

Subscribe to this Blog via Email :