Jumat, 06 Juli 2018

Penyebab Air Cooler Tidak Dingin

·   1



Air cooler sebagai alat elektronik yang sedang naik daun kini banyak dicari masyarakat. Selain harganya yang jauh lebih terjangkau daripada AC, konsumsi listriknya pun sangat kecil, hampir seperti kipas angin biasa. Dengan hanya 80-100 Watt penggunaan daya, membuat air cooler laris manis di pasaran. Ruangan jauh lebih sejuk daripada memakai kipas angin biasa dengan harga yang juga jauh lebih murah daripada AC pada umumnya.
Seperti kebanyakan barang elektronik, diperlukan perawatan berkala untuk menjaga kondisi air cooler dan kualitas dingin yang dihasilkan. Jika air cooler Anda sudah tidak terlalu dingin atau terasa seperti kipas angin biasa, cobalah cek beberapa hal ini.

Filter

Filter air cooler Anda bisa tertutup debu karena pemakaian. Filter berfungsi untuk menyaring udara kotor, debu dan kotoran lain sehingga menghasilkan udara bersih dan dingin. Bersihkan filter udara air cooler dengan menggunakan vacuum cleaner untuk menyedot kotoran yang ada. Untuk kotoran dan debu yang susah hilang, Anda bisa melepas filter dari tempatnya dan merendamnya dalam air campuran detergen selama 10 menit. Setelah itu, bilas bersih dan keringkan secara alami dekat jendela. Berhati-hatilah dalam menggosok, merendam atau menyemprot filter untuk mencegah kerusakan.

Lokasi

Di mana Anda menaruh air cooler? Posisi menentukan prestasi, kata pepatah. Dalam hal ini, posisi berpengaruh terhadap kualitas udara dingin yang dihasilkan air cooler. Taruhlah alat ini dekat jendela atau pintu yang terbuka dengan ventilasi baik agar udara bisa mengalir dengan lancar (udara dingin masuk dan yang panas keluar). Ventilasi juga menjaga udara lebih bersih.

Periksa Tangki Air

Tangki air harus selalu diperiksa sebelum setiap kali pemakaian. Tangki yang kosong bisa mengurangi dingin bahkan menyebabkan kerusakan pada mesin. Bila Anda tidak ingin repot mengisi ulang air, pilihlah air cooler dengan kapasitas tangki yang besar, sehingga – tergantung pemakaian Anda – pengisian ulang bisa dilakukan setelah beberapa kali pemakaian. Pilih juga air cooler yang memiliki fitur kantong es untuk menambah kualitas dinginnya, serta auto swing dan honeycomb technology yang membuat hembusan angin lebih merata ke seluruh ruangan. Fitur-fitur ini tidak menambah beban listrik tambahan yang berarti.

Langkah-Langkah Pemeriksaan dan Perbaikan

Coba periksa beberapa langkah sederhana di bawah ini. Terkadang hal kecil bisa menyebabkan gangguan yang tidak perlu.
  • Periksa apa air cooler sudah dicolokkan. Ini bisa terjadi karena air cooler sering dipindah tempat.
  • Periksa apa tangki air masih terisi.
  • Periksa apa tangki es masih terisi.
  • Periksa pengaturan (setting), apakah mode cool sudah “on”.
  • Periksa saringan air. Jika tersumbat atau kotor Anda masih bisa membersihkannya sendiri dengan langkah-langkah di atas.
  • Periksa pada filter udara atau debu yang biasanya ada pada di bagian belakang casing air cooler. Langkah ini pun bisa Anda lakukan sendiri di rumah tanpa harus memanggil service center.
  • Periksa apakah alat pompa air atau water pump berfungsi baik. Jika Anda pikir ada yang tidak bekerja sebagaimana mestinya, sebaiknya menghubungi pusat servis untuk pengecekan dan perbaikan (jika perlu).
Yang terakhir, cek apakah temperatur terlalu tinggi sehingga menyebabkan air cooler sepertinya tidak berfungsi. Air cooler tidak bisa mengalahkan iklim panas yang berlebihan. Mungkin ini saatnya Anda pergi ke kolam renang!

Subscribe to this Blog via Email :

1 komentar:

Write komentar